Terima Kunjungan Studi Tiru dari Karangpucung, Desa Pagerwangi Bagikan Strategi Pengelolaan Sampah Mandiri
PAGERWANGI – Desa Pagerwangi kembali menjadi destinasi rujukan dalam tata kelola lingkungan. Pada Sabtu (31/01/2026), Pemerintah Desa Pagerwangi menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.
Rombongan dari Cilacap yang terdiri dari unsur Pemerintah Desa, BPD, PKK Pokja 3, hingga pengurus BUMDes Karangpucung hadir dengan misi mempelajari sistem pengelolaan sampah yang telah berjalan di Desa Pagerwangi.
Sinergi Lintas Sektoral dalam Penyambutan
Acara yang berlangsung hangat di Aula Pertemuan Desa ini dihadiri pula oleh Kasi Pemdes Kecamatan Balapulang yang mewakili Camat Balapulang. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan Desa Pagerwangi bukan hanya soal infrastruktur, melainkan kuatnya sinergi antarlembaga.
Kepala Desa Pagerwangi dalam pemaparannya menjelaskan bahwa "kunci utama" dari keberlanjutan program sampah di desanya adalah pembagian peran yang sangat spesifik:
-
Pemerintah Desa sebagai regulator melalui penerbitan Perdes terkait persampahan.
-
PKK Pokja 3 sebagai ujung tombak edukasi pemilahan sampah di level rumah tangga (hulu).
-
BUMDes sebagai pengelola unit usaha dan manajemen aset pendukung.
-
Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai pelaksana teknis operasional di lapangan.
Bedah Strategi: Dari Manajemen Hingga Nilai Ekonomi
Dalam diskusi mendalam, rombongan Desa Karangpucung mempelajari poin-poin strategis yang menjadi pilar pengelolaan sampah di Pagerwangi, di antaranya:
-
Kemandirian Finansial: Sistem iuran warga yang transparan dan terukur guna menutup biaya operasional serta memberikan upah yang layak bagi petugas KSM.
-
Optimalisasi Nilai Tambah: Sampah tidak hanya dibuang, tetapi dipilah. Sampah anorganik yang memiliki nilai jual (rosok) dikelola secara ekonomis, sementara sampah organik diarahkan untuk pengolahan lebih lanjut.
-
Logistik Terencana: Penjadwalan armada pengangkut yang konsisten untuk menjaga kepercayaan dan partisipasi masyarakat.
Tinjauan Langsung ke Lokasi TPS
Untuk memvalidasi pemaparan teori, seluruh rombongan diajak melakukan peninjauan lapangan ke lokasi Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Desa Pagerwangi. Di lokasi ini, delegasi Karangpucung melihat secara langsung alur kerja para petugas KSM.
Fokus peninjauan meliputi Layout TPS yang didesain efisien untuk proses pemilahan, penggunaan alat mesin pengolah sampah, hingga sistem pencatatan administrasi keuangan harian yang dilakukan oleh pengelola. Interaksi langsung antara tamu kunjungan dengan para petugas KSM di lapangan memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan solusi dalam operasional harian.
Menuju Desa Mandiri dan Bersih
Kepala Desa Karangpucung menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Desa Pagerwangi dalam berbagi ilmu. Pihaknya berkomitmen untuk mengadopsi skema kolaborasi antara BUMDes dan KSM tersebut untuk segera diterapkan di Kabupaten Cilacap.
Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi antarwilayah demi mewujudkan desa-desa di Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan mandiri secara ekonomi melalui pengelolaan sampah yang profesional.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin